Bagaimana Metode Belajar di Klinik CABACA?
Bimbel kita format menjadi Klinik saja...Ide ini coba kita terapkan. Orang tua dan anak datang kapan saja bisa, asalkan masih dalam jam buka klinik kita. Mereka datang mengantri untuk belajar satu persatu. Ternyata responnya...
Kalau seperti ini sangat membantu kita mas...Alhamdulillah, diterima dengan baik. Akhirnya kita pakai format ini sampai sekarang. Secara perlahan tapi pasti menjadi viral di tempat kami. Poin mana yang menjadi viral di lingkungan kami?
Itu loh belajar di sana, waktunya lebih flesibel, tapi hasilnya bagus... Sempatnya datang jam 4 sore juga bisa.Jika sudah menjadi viral karena puas, maka dengan sendirinya akan menyebar luas dari mulut ke mulut.
Bagaimana dengan hasil belajarnya?Lihat hasil belajar di kami.
Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan target kita. Target ini terwujud karena buku yang kita rancang sangat efektif. Buku jilid ada 6 buah. Apa bedanya dengan buku baca yang lain? Berikut ini adalah keunggulannya.
Sekilas tentang penggunaannya adalah seperti dibawah ini.
Kok bukunya desain sederhana?
Memang sih kita desain sederhana agar anak lebih fokus pada konten. Yang terpenting bagi kami adalah susunan buku ini yang membuat anak dengan cepat bisa membaca.
Apakah di eja?
Kami tidak mengajari mengeja karena model mengeja kami rasa berfikir dua kali. Satu berfikir nama huruf, yang kedua berfikir cara membaca. Jadi, setelah kami teliti lebih efektif dan cepat membaca tanpa mengeja.
Keunggulan buku jilid Cabaca
Kami memang tidak memperbanyak desain dengan gambar-gambar agar anak lebih fokus. Buku sangat sederhana. Tidak tebal agar anak merasa lebih semangat dalam belajar. Kok bisa? ternyata hasil pengamatan kami menunjukkan bahwa anak lebih semangat belajar jika mau ganti jilid, atau pas ganti jilid. Jadi, kalau bukunya terlalu tebal maka bikin bosan. Tak terasa mau ganti jilid, ganti jilid lagi, akhirnya anak jadi semangat belajar. Jika anak semangat belajar maka akan semakin cepat bisa membaca. Jika anak sudah bisa membaca maka dimanapun akan membaca. Nah, di titik ini orang tua akan merasakan perubahan yang terjadi pada anaknya. Dan akan bercerita ke orang tua yang lain. Itulah realita yang kami alami.
Metode Ampuh CABACA
Boleh lah saya katakan ampuh karena memang diluar dugaan kita yang membuat buku ini. Awalnya kita prediksi 6 bulan, ternyata hanya beberapa bulan (rata-rata 3 bulan) sudah bisa membaca. lalu sebenarnya bagaimana metodenya?
Proses belajar diawali dengan berdoa, setelah berdoa dilanjutkan dengan membaca buku jilid. Setelah belajar buku jilid. Rata-rata 2-3 halaman. Tapi tergantung pada kemampuan. Nah, setelah belajar dengan buku jilid dilanjutkan dengan belajar dengan kartu. Kita mempunya 10 jurus ampuh belajar menggunakan kartu yang terbukti sangat ampuh. Setelah itu selesai belajar ditutup dengan doa atau hamdalah. Setelah itu boleh pulang, gantian dengan siswa yang lain.
Lihat dong cuplikan buku Cabaca...
Tantangan paling berat adalah mengajar pada jilid pertama. Nah, jika pada jilid pertama sudah terlewati maka jilid berikutnya akan jauh lebih mudah. Inilah kunci keberhasilan di klinik cabaca.
Itulah sekilas tentang metode klinik cabaca. Kita lihat perbedaan sebelum dan sesudah mengikuti cabaca selama 3 bulan pada postingan berikutnya. Jadi jangan lupa subscribe ya...





Belum ada Komentar untuk "Bagaimana Metode Belajar di Klinik CABACA?"
Posting Komentar